Posted by: blograsacola | December 12, 2008

Keadilan.. Premanisme Aparat Pemerintah

‘ada banyak hukum.. namun hanya sedikit keadilan..’

hari ini (10-desember-2008)daku liat berita di tv.. katanya satpol PP jakarta mukul warga yang berusaha menunjukkan surat dari DPR yg berisi pengunduran waktu ‘pembongkaran’ rumah mereka hingga tanggal 15 nanti..
disebutkan pula di berita itu, ‘satpol PP memukuli warga yang berusaha menunjukkan surat tersebut, malah merampasnya’

Terlepas dari valid tidaknya surat itu, tidak seharusnya satpol PP bertindak seperti itu..
dimana hukum ketika seorang ibu pingsan karena anaknya dipukuli?

benar, mereka tidak akan menuntut.. karena mereka hanya ‘orang kecil’,, lalu apa karena itu satpol PP yg merupakan aparat pemda DKI merasa berhak memukuli mereka?

apa seorang aparat hukum merasa berhak memukuli orang yang seharusnya dilindunginya? walaupun misalnya orang yang dipukuli itu bersalah, dimana asas praduga tak bersalah? (silent..)

masih segar dalam ingatan saya berita tentang seorang ayah yang terpaksa mengakui tuduhan polisi bahwa dia membunuh anaknya.. padahal beberapa tahun kemudian anak perempuannya itu pulang dengan sehat wal afiat.. lalu kenapa si Ayah mengakui sesuatu yang tidak dia lakukan? jawabnya, karena dia disiksa, dan diancam.. lalu memory saya teringat pada kasus ‘salah tangkap’ serupa yang terjadi baru-baru ini.. tentunya anda sudah tahu kasus yang saya maksud..

begitukah kerjaan satpol PP dan polisi? menyiksa warga dibalik topeng ‘mengamankan warga’?

kalau seperti itu cara kerja aparat hukum kita, apa bedanya mereka dengan preman dan pelaku kriminal?

itukah esensi seragam yang mereka gunakan? untuk menjadi jagoan?

tentu saja tak semua polisi dan satpol PP bersikap seperti ini.. tapi seperti kata peribahasa ‘karena nila setitik rusak susu sebelanga’ (begitukah peribahanya? lupa lagi saya..)

seharusnya para ‘preman berseragam’ ini ditindak juga.. mereka bertugas mengayomi warga, bukan ‘memukuli warga’..

atau itukah hasil pendidikan mereka di akademi kepolisian? jadi tukang pukul?

ironis..

‘power tends to corrupt, but absolut power corrupt absolutely..’


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: